"Mungkin Hidup ini Singkat tapi Tulisan serta Karyaku akan Bercerita Panjang Menembus Putaran Jaman Tentang siapa aku sebenarnya.... " (AnjinkMalam58)

Sabtu, 09 Januari 2010

Narasi Superego


Kutemukan diriku terbaring sendiri ditengah hijaunya rerumputan...
aku pun mebangunkan badan ini dan melepaskan pandangan ku pada hamparan hijau savana yang nampak luas tak terbatas ...
Diantara bisunya kesendirian aku pun bertanya....
Dimanakah aku sekarang?
Masihkah kalian menemaniku disini wahai orang tua , saudara , teman dan kekasihku tercinta...
Atau kah ini salah satu mimpi yang hanya aku mimpikan sendiri...
Dimana akulah sang pelaku utama, sekaligus merangkap sutradara dan pemeran antagonis yang menyeimbangkan alur cerita...
Oh kalo begitu ini bukan hanya impian... tapi ini juga merupakan sebuah panggung pertujukan...
Dan sekarang aku sedang mementaskan sebuah monolog kawan...
Sebuah monolog yang mengambil latar cerita diantara harmony alam berhiaskan merdunya melody hembusan suara angin serta gemercik indah air jernih diantara sungai sungai yang mengalir elok membelah bukit-bukit yang mempesona.... melewati hamparan hijau rerumputan dan rindangnya jutaan hutan yang menyejukan... semuanya tersaji lewat narasi langit biru yang diterangi sinar mentari di cerahnya hari serta cahaya bulan yang bercanda dengan kelip-kelip bintang di kegelapan malam... membawaku mengetengahkan sebuah kisah akan kehidupanku sendiri dimana semuanya kuciptakan berdasarkan kebutuhan dan memanjakan semua yang kuinginkan.... menempatkanku pada sebuah peran akan seorang pencipta serta pembaharu dunia lewat pemikikran serta segala sesuatu yang tercipta untuk melengkapi keinginan keinginan yang belum tersedia oleh alam.... Dalam uforia akan bahagia aku berlari dan menari tanpa kesadaran diri... hingga kuterjatuh dalam berjuta tragedy yang menyayat hati lewat tangisan ketakutan, peperangan hingga keserakahan ... disinilah aku sang pencipta sekaligus sang pelaku utama telah menjadi betara kala yang dengan rakusnya melahap mentari nurani hingga membawa semuanya pada satu senja kegelapan ... kegelapan yang tak berujung terang hingga kutersadar aku telah tersesat dalam lamunan diantara banyaknya impian disatu panggung pertunjukan....

(GI'10)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar