"Mungkin Hidup ini Singkat tapi Tulisan serta Karyaku akan Bercerita Panjang Menembus Putaran Jaman Tentang siapa aku sebenarnya.... " (AnjinkMalam58)

Jumat, 24 Desember 2010

story of a little girl



i know a pretty little girl who live in her simple past life....
beauty but sad...
sarcastic so fantastic...
pity for her worried...
when hope just a stranger that pass away n never look her in the eyes..
pretty little girl face the truth...
face the faith...
n get face to face with what u got in ur life...
cause life isnt just yesterday but it's all aBOUT today that you'll brought to tomorrow...

now the pretty little girl is disappears in tears..
see her happiness in the graveyard of emptiness...
where flowers of love blooming in disgrace..
pretty little girl life is beauty with its problem, where it will take u to the magical journey of knowing the priceless thing in ursellf...
problem just another little place in the big yard of our happiness...


(GI'11)

Sabtu, 18 Desember 2010

DUA BABAK MATAHARI…



Ketika Matahari terlahap senja kala kehidupan..
Waktu nampak berdetak kencang …
seiring kegelapan merambat menutup tembok tembok pengharapan…
aku masih terombang ambing dalam luasnya samudera ketiadaan..
menerjang melawan tingginya gelombang kenyataan..

aku tak peduli bila diujung senja ini waktu mencoba mengapaiku dalam kala …
karena aku tak terikat masa lalu ataupun masa depan dalam kehidupanku..
yang kumiliki hanyalah hari ini biarpun sejenak, biarpun tak utuh
dimana aku dapat menyakiti dan disakiti…
membunuh dan dibunuh…
rindu dan bahagia…
serta heroik dan culas….

Pernah kubenci matahari ketika menyinari semua apa yang telah kulakukan…
Membuatku merasa bahwa semua yang telah kulakukan hanyalah tumpukan sampah yang melimpahi kehidupanku, Dan kenyataan hanyalah sebuah sudut menakutkan yang nampak tidak memiliki bahasa..

Kini Aku berada jauh dari semua itu …
Hidup dalam waktuku sendiri..
Karena disini lah sunrise ku akan tiba…
Yang akan selalu kunikmati dalam harap akan burjuta hal yang tak terungkap….

Kamis, 19 Agustus 2010

NGAWANGKONG



http://ngawangkongcianjur.blogspot.com

Beberapa waktu lalu, ketika sedang browsing saya menemukan beberapa highlight tulisan dari buku yang berjudul Pangeran Kecil ( little prince) karya seorang penulis dan pilot berkebangsaan perancis bernama Antoine de Saint-Exupery. Sebuah buku fable anak-anak yang sangat syarat dengan pesan bermaamfaat bukan hanya untuk anak- anak tapi juga kita sebagai orang dewasa. Ada salah satu dialog dari buku ini yang sangat berkesan buat saya pribadi, yaitu ketika sang pangeran kecil (tokoh utama) yang hidup di planet yang kecil ini berkunjung ke bumi dan bertemu seekor rubah. Berikut adalah dialog tersebut;

“ selamat siang “, sapa si Rubah.
“ selamat siang “, jawab Pangeran Kecil sopan, mendongak tapi tidak melihat apa-apa.
“ aku disini”, kata suara itu, “ di bawah pohon apel “
“ siapa kau? “ tanya Pangeran Kecil, “ kau cantik sekali “.
“ aku Rubah “ jawab si Rubah.
“ kemarilah dan bermain denganku”, Pangeran Kecil mengusulkan “ aku sedang sedih sekali….”
“ aku tidak bisa bermain denganmu “ kata si Rubah “ belum ada yang menjinakkan aku “.
“ apa artinya ‘menjinakkan’? “ tanya Pangeran Kecil.
“ sesuatu yang sering diabaikan, “ kata si Rubah. “ artinya ‘menciptakan ikatan’ “.
“ menciptakan ikatan? “.
“ tepat “, kata si Rubah. “ bagiku, kau sekarang hanyalah seorang anak laki-laki kecil, sama seperti seratus ribu anak laki-laki lainnya. Dan aku hanyalah seekor rubah seperti seratus ribu rubah lainnya. Tetapi jika kau menjinakkanku, kita saling membutuhkan. Bagiku, kau akan unik di dunia ini. Bagimu, aku akan unik di dunia ini “.
“ aku mulai mengerti, “ kata Pangeran Kecil. “ aku kenal setangkai bunga…kurasa dia telah menjinakkanku….”


Setelah menyimak dialog tersebut saya jadi teringat dengan apa yang telah dilakukan oleh kawan-kawan saya di Forum Ngawangkong Cianjur yang merupakan sebuah forum diskusi dan apresiasi antar komunitas kreatif di Cianjur. Satu hal yang mengingatkan saya dari dialog tersebut dengan Forum Ngawangkong yaitu ketika sang rubah berkata pada sang pangeran; “ bagiku, kau sekarang hanyalah seorang anak laki-laki kecil, sama seperti seratus ribu anak laki-laki lainnya. Dan aku hanyalah seekor rubah seperti seratus ribu rubah lainnya. Tetapi jika kau menjinakkanku, kita saling membutuhkan. Bagiku, kau akan unik di dunia ini. Bagimu, aku akan unik di dunia ini “. Sebenarnya inilah yang hendak dan sedang dilakukan kawan –kawan ngawangkong di kota tercintanya cianjur. Dimana mereka coba menjalin ikatan satu sama lain antar komunitas kreatif muda lewat komunikasi baik itu dalam bentuk diskusi maupun dalam apresiasi bahasa karya, rasa serta rupa dari masing-masing potensi yang di miliki para komunitas kreatif tersebut, sehingga antar komunitas kreatif di kota cianjur ini dapat saling mengikat dalam sebuah simbiosis mutualisme dimana masing- masing menjadi saling membutuhkan dan meninggalkan kesan yang mendalam tidak hanya bagi mereka masing-masing baik secara individu dan komunitas tetapi juga bagi kota Cianjur itu sendiri secara keseluruhan. Karena dengan kondusifnya iklim kreatif dan produktif yang terjalin diantara para komunitas kreatif mudanya yang merupakan para penanda jaman maka secara tidak langsung akan membawa kota Cianjur menjadi kota yang lebih kreatif serta produktif ke depannya. Oleh karena itu marilah teman-teman semua khususnya yang berada dan berasal dari kota kita tercinta Cianjur untuk saling “menjinakan” dalam sebuah ikatan di forum kecil ngawangkong ini agar kita dapat saling membutuhkan dan berintraksi secara kreatif dan kondusif sehingga dapat memberikan sesuatu yang besar bagi kota kita tercinta Cianjur. Karena sesuatu yang besar itu berawal dari sesuatu yang kecil. Sekali lagi marilah kita saling mengenal, berteman, berdialektika dan berkarya bersama. “Karena kau, aku, dia, kalian dan mereka sejajar dengan kota Cianjur!!!”

Maju terus ngawangkong dan cianjur!!!!!!

(Agustus 2010, tulisan ringan sang anjing malam)

Selasa, 25 Mei 2010

kau, aku dan lalat pasar


Kita berada dalam satu atap...

Berdampingan melewati berjuta pemakaman dan pertunjukan

Tertawa dalam hal yang sama...

Menagis dalam tangisan yang sama....

Ketika rahasia ada untuk tersimpan...

Dongeng pun hadir untuk kita ceritakan..

realita ada untuk kita cibir dan ludahi dengan makian serta ejekan...

Kau mulai pikirkan libido mu ketika kau temukan kita berada dalam satu pertunjukan tarian telanjang dan sajian persenggaman masal yang memuakan...

Kau pun terlena dalam nikmatnya hisapan jempol seorang balita...

Menengguk bahagia dalam tawa,
lewat tadahan ludah kemunafikan....

Terbang kesana kemari menghinggapi busuknya kotoran untuk kau jilati...

Layaknya lalat pasar yang menari dan berdansa dalam kebusukan...

Mungkin kita berada satu atap ...

tapi kau tinggalkan nurani mu di kloset kawan...

kau panjang wajah mu di depan jendela dalam temaram lampu kepalsuan,
hingga kau tertidur dalam lelucon yang kau tujukan untuk orang yang hanya refleksi diri dari cermin kehampaanmu kawan.....

Kamis, 13 Mei 2010

words to monkey matters


kita berteman dengan sebuah godam keyakinan akan perubahan untuk menghantam bebatuan terjal kehidupan kawan..

jangan kau lepaskan kekuatan pegangan hati mu di godam yang kita hantamkan untuk melawan terjalnya cobaan yg membentang...

karena kita berdua terlahir sebagai manusia merdeka yang tumbuh berkembang untuk berjuang mendapatkan sebuah kemenangan dalam hitam putihnya kehidupan...

apabila hari ini kita terjatuh maka saat itu pula kita telah belajar untuk berdiri tangguh....

biarlah mereka berbicara tentang surga dan neraka diatas jiwa yang tergadaikan...

karena kita adA untuk menantang semua penghakiman matematika kehidupan...

kita ada untuk menembak mati opini2 basi akan sebuah homogenisasi basi...

teruslah terbang tinggi dengan sayap-sayap mimpi dalam goresan kalam imajinasi...

untuk kemudian membumikan kedua kakimu dengan ketulusan hati nurani...

cibiran..

cacian...

dan penghakiman..

hanyalah metamorfosa sebuah kebahagian kawan....

janganlah pernah berhenti berjuang walau gelap menyelimuti terang...

dan janganlah pernah berhenti berharap walau terang memecah gelap.......

vaya con diaz ma compadre!!!!!!!!!!!!!!!!!


(la noche del perro)

Jumat, 05 Maret 2010

kosong / isi = isi yang kosong / kosong yang isi


di dunia yang mengada-ngada dan diselimuti tebalnya kabut ilusi...
aku tidak ingin berpijak pada asumsi dan membangun jati diri lewat berjuta opini...

aku tidak memerlukan sayap untuk terbang tinggi...
karena hati, jiwa dan pikiranku akan selalu membawaku terbang untuk kembali menginjakan kaki di bumi...
hingga membuatku memahami arti sebuah lompatan ketika aku sedang berjalan...

aku adalah masalah dan solusi untuk kehidupanku sendiri..

aku adalah pencetus revolusi sekaligus tirani dari jiwa ku sendiri...

kini kucoba menyelami kesendirian...

memaknai keberadaan...

dan menghargai perbedaan...

biarlah semuanya berjalan apa adanya...

karena semuanya terlihat indah dalam bentuk aslinya....

Kamis, 04 Maret 2010

PESAN DARI GAZZA....


inilah sebuah rima untuk para dewa-dewa bangsa
titipan pesan dari ribuan tangisan di jalur gaza
dimana ketakutan adalah keseharian
Tidak ada lagi cinta dan tidak ada lagi kerinduan

Wahai para dewa bangsa yang hidup dalam kemunafikan
untuk apa simbol perdamaian itu kalian kibarkan
jika hingga saat ini perang dan pembantaian masih kalian biarkan
bukalah mata dan berikan kami kedamaian

Selasa, 02 Maret 2010

silahkan beri judul sendiri....


selamat pagi dunia... aku harap aku tidak terlalu pagi membangunkanmu... kepala ini terlalu lelah memikirkan apa yang akan aku temui diluar sana... hingga berjuta pancaroba realita berkecamuk didalam kepala... mengusir kantuk memainkan irama resah dalam gundah dan berdansa dengan tiada... duniaku dipenuhi oleh berjuta mimpi yang ditawarkan ,diajarkan dan dititipkan untuk kubeli dan ku konsumsi tanpa memberiku kesempatan untuk menanam dan menciptakan impianku sendiri...
dimana pancaindera mengkonsumsi ekstasi lewat asumsi akan ilusi-ilusi produksi konsumerrisasi, yang terasa begitu nikmat, menjebakku dalam adiksi akan hasrat yang terus membelah diri hingga membuatku melopat meracau kesana kemari tanpa bisa pernah kupenuhi dan kunikmati... setiap hasrat yang kuhinggapi hanyalah sebuah simbolitas tanpa arti yang hanya membatasi apa yang sebenarnya ada di jiwa raga dan pikiran ini....
hari ini adalah hari kemarin dan di hari esok nanti masih kutemui hari ini dalam sendiri... membentengi kekosongan diri dngn keberadaan materi... membentuk kepribadian diri lewat opini dan asumsi... menjalani realita yang sarat dengan persaingan dan keinginan untuk menang sendiri...

(GI'10)

Jumat, 12 Februari 2010

prosa untuk delly anggara...


ketika mentari hati dilahap senja kala bernama cinta......
ketika rasa termutilasi kisah kasih tak sampainya siti nurbaya...
kau temukan memory berupa tangisan dalam kumpulan lagu kerispatih dan flanella..

membunuh semua rasa...
menyangkal realita...

hingga hari ini masih kau sembah wajah cantiknya nya serupa berhala...
meneggelamkan logika mu pada dangkal nya sebuah rasa..

membunuh semua rasa...
menyangkal realita...

bagimu dia adalah hari kemarin...
bagimu dia adalah hari ini
bagimu dia adalah masa depan
bagimu dia adalah ketakutan

terlahir kembali untuk kehampaan

(GI'1O)

Rabu, 10 Februari 2010

tak perlu ada judul


nyanyian yang biasa kau nyanyikan padaku sebelum tidur kini nampak terlihat usang...
kata yang biasa kau ucapkan nampak menguap di kenyataan....
semuanya nampak gelap...
tak ada satu pun yang ku kenal...

kubernapas dalam setiap rasa sakit yang kau ajarkan
menyembunyikan ku dalam sebuah ruangan sempit yang dipenuhi asap yang begitu menyesakan..
masa lalu mengikat sebelah kakiku...
namun sang waktu memaksaku untuk terus berlari melaju...
dimana masa depan selalu bersembunyi dalam setiap ayunan langkahku...

kurangkai doa lewat sebuah bom rakitan yang berisi titipan cita-cita dan refleksi ilusi kenyataan...
kulukis wajah setan dan malaikat di muka ini lewat topeng-topeng yang ditawarkan setiap orang yang kukenal...
realita yang terekam hanya berbentuk diagram kurva dan statistika angka-angka
dan aku hanyalah sebuah bayangan pancainderaku yang selalu gelap kosong dan sederhana...
berputar dalam rutinitas pemuas hasrat yang membuatku bagai kepala yang mengejar ekor dan ekor yang dikejar kepala...

impian dan imaji yang kumiliki telah lama kukemas dan kumasukan dalam sebuah koper usang yang terlupakan...
karena kini ku telah membeli mimpi dan imajinasi lewat kotak 14 inci yang selalu mengobralnya dalam keindahan berupa limbah yang nampak begitu WAH namun hanya menghasilkan sampah

terdiam dalam resah...

tertawa dalam derita...

mapan dalam ketidaknyamanan..

tenggelam dalam memuaskan ketiadaan...

merasakan kehidupan dan melupakan kehidupan....








PS: untuk keterangan lebih lanjut silahkan cek buku petunjuk manual kehidupan anda masing masing....

(GI'10)

Jumat, 05 Februari 2010

memory


hari ini...
Tidak ada suara dari trotoar
tak ada teriakan nyaring kendaraan yang berlalu lalang

hari ini...
memory menyapa ku dalam sebuah lembaran usang...
yang membuatku tersenyum sendirian
membawa keringnya lembaran daun kenangan ke indahnya masa hijau dulu
bercerita banyak kenangan yang akan selalu terekam dalam satu bingkai dimensi waktu...


lembaran kusam ditangan...
kau memberi arti akan berharganya memory yang tak ternilai materi...
kau simpan harta yang tak ternilai dari perjalanan kehidupanku ini..

lembaran kusam di tangan...
Begitu mudahnya kau sentuh aku lewat arti masa lalu dalam hidup ini
menyapa warna emas kesendirianku di bawah sinar matahari
bersama indahnya memory yang akan selalu abadi di otak ini
(GI'10)

PS; to my friend bayu A Ramdhan Thank's for the beautiful picture my bro...

Selasa, 19 Januari 2010

Enigmatic Beauty


I woke up in a bed of cloud
Found my self just a panoramic view of life
This is not a dream...
This is is not a reality...
This is just a place of my child hood memories...

I don't feel high as the sky...
I don't feel low as the ocean
now I feel everything lost in confusion

I remember a place of harmony...
Where everyone live in a freedom and gravity...
where the nature become my home
And the culture become my bones...
Every thing Bound in the unity as a hard of stone.....

I don't feel high as the sky...
I don't feel low as the ocean
now I feel everything lost in confusion


(GI'10)

Senin, 18 Januari 2010

Winter summary


Hujan kembali menyapa pagi ini...
Disambut berbagai caci maki...

Layak nya seorang tamu yang tidak diundang ...
Kehadirannya hanya membuat resah sang tuan rumah...

Datang Dengan Tanpa basa basi...
tak tahu malu bertamu menyita waktu...

Memperlakukan tuan rumah layak nya pembantu.....
Meninggalkan sebuah kesan yang penuh dengan umpatan...

Hawa dingin kembali mendekap bumi di awal tahun ini...
Bagai seorang pedofil yang mencabuli anak kecil...
Menjajah raga secara paksa
Melukai jiwa dalam sebuah goresan luka yang mendalam...
Hingga memenjarakan hidup lewat bekunya berjuta kisah pilu dalam kelam...

Semua ini terekam dalam sebuah rangkuman
Ringkasan cerita dari musim dingin dan penghujan...
Meninggalkan begitu banyak pertanyaan untuk kita simpan dan pahami di dalam hati
agar bisa kita muntahkan kembali dalam satu rekontruksi....

(GI'10)

Senin, 11 Januari 2010

Mardy Bum



"Orang Lain Adalah Neraka"
(Jean-Paul Sartre)


Hari selasa 12 januari 2010, jam menunjukan pukul setengah tiga pagi, ditemani melody dari rotasi cd playerku, masih saja setia kutelanjangi malam ini. Sejenak kuterlarut oleh salah satu track dari band favourite ku ‘artic monkey’. Track yang berjudul Mardy Bum atau “objek penderita” yang bercerita tentang seseorang yang selalu menjadi bahan ledekan dan penindasan orang-orang disekitarnya ini seakan menjadi sebuah mesin waktu yang membawaku kembali ke berjuta memory di masa yang telah lalu. Aku teringat dimasa masa sekolah dulu, dimana selalu saja ada anak yang menjadi “pesakitan” tingkah laku anak-anak yang lain, mulai dari bahan ejekan hingga penindasan karena kekuranganny dari segi fisik, materi atau yang lainnya. Masih segar dalam ingatan kita bagaimana ada seorang siswi kelas enam sekolah dasar dari salah satu daerah di negeri ini memilih mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri karena merasa tidak tahan akan ledekan teman-teman sekolahnya, hanya karena ayahnya seorang penjual Bubur ayam. Dan kita juga pernah menjadi saksi bagaimana salah seorang exchange student asal korea yang membunuh rekan-rekan mahasiswanya di Virginia Tech Univesity Amerika, hanya karena selalu ditindas oleh para anak-anak yang lebih kaya dari dia dan merasa tidak tahan dengan segala kesenjangan sosial yang ada.

Lepas dari kedua hal yang saya sebutkan tadi. Bila kita berbicara realita, hal-hal seperti bullying ataupun fenomena mardy bum ini merupakan hal-hal yang sangat dekat dan bisa juga disebut tak bisa dipisahkan dari keseharian kita. tidak menutup kemungkinan, Masing-masing dari kita pernah mengalami bullying serta menjadi seorang mardi bum atau malah sebaliknya menjadi salah satu pelaku bullying serta penindas para “mardi bum” . Dimana dalam lingkungan pertemanan sering kali kita saling mengejek atau pun merendahkan orang lain dan membuat kekurangan orang lain itu sebagai bahan lawakan serta sumber tertawaan kita, tanpa memikirkan perasaan serta tekanan yang didapatkan si korban. untuk itulah mengapa saya mengambil kutipan kritik sosial Jean-Paul Sartre yang mengatakan; “orang lain adalah neraka” sebagai prolog tulisan ini. Karena bagi para mardy bum dan korban bullying, orang-orang disekeliling mereka yang mengejek serta menindas mereka, dirasakan sebagai sebuah neraka yang memberikan siksaan secara lahir dan batin yang tanpa henti hingga membuat mereka sepertinya hanya ingin mengakhiri hidup saja. Disini kita hendaknya menyadari bahwa kata serta sikap dan tingkah laku kita bisa menjadi sebuah hal yang sangat menyiksa dan menyakitkan bagi orang lain dengan atau tanpa kita sadari!!!
Apakah untuk mendapatkan hal-hal yang membuat kita berbahagia dalam canda dan tawa kita harus menyeret orang lain pada realita yang menyiksa mereka layaknya sebuah neraka? hal itu pun sampai sekarang masih sering kurenungkan di setiap kesendirian malamku sebagai sebuah rekontruksi dari diri yang jauh dari kesempurnaan ini... walau dalam berjuta keterbatasan tidak ada salahnya bagi kita untuk selalu berkaca diri dalam diam dan sepi agar sedikitnya kita bisa menghindari menjadi neraka bagi orang lain.... wassalam
(GI'Jan'10)

Sabtu, 09 Januari 2010

Narasi Superego


Kutemukan diriku terbaring sendiri ditengah hijaunya rerumputan...
aku pun mebangunkan badan ini dan melepaskan pandangan ku pada hamparan hijau savana yang nampak luas tak terbatas ...
Diantara bisunya kesendirian aku pun bertanya....
Dimanakah aku sekarang?
Masihkah kalian menemaniku disini wahai orang tua , saudara , teman dan kekasihku tercinta...
Atau kah ini salah satu mimpi yang hanya aku mimpikan sendiri...
Dimana akulah sang pelaku utama, sekaligus merangkap sutradara dan pemeran antagonis yang menyeimbangkan alur cerita...
Oh kalo begitu ini bukan hanya impian... tapi ini juga merupakan sebuah panggung pertujukan...
Dan sekarang aku sedang mementaskan sebuah monolog kawan...
Sebuah monolog yang mengambil latar cerita diantara harmony alam berhiaskan merdunya melody hembusan suara angin serta gemercik indah air jernih diantara sungai sungai yang mengalir elok membelah bukit-bukit yang mempesona.... melewati hamparan hijau rerumputan dan rindangnya jutaan hutan yang menyejukan... semuanya tersaji lewat narasi langit biru yang diterangi sinar mentari di cerahnya hari serta cahaya bulan yang bercanda dengan kelip-kelip bintang di kegelapan malam... membawaku mengetengahkan sebuah kisah akan kehidupanku sendiri dimana semuanya kuciptakan berdasarkan kebutuhan dan memanjakan semua yang kuinginkan.... menempatkanku pada sebuah peran akan seorang pencipta serta pembaharu dunia lewat pemikikran serta segala sesuatu yang tercipta untuk melengkapi keinginan keinginan yang belum tersedia oleh alam.... Dalam uforia akan bahagia aku berlari dan menari tanpa kesadaran diri... hingga kuterjatuh dalam berjuta tragedy yang menyayat hati lewat tangisan ketakutan, peperangan hingga keserakahan ... disinilah aku sang pencipta sekaligus sang pelaku utama telah menjadi betara kala yang dengan rakusnya melahap mentari nurani hingga membawa semuanya pada satu senja kegelapan ... kegelapan yang tak berujung terang hingga kutersadar aku telah tersesat dalam lamunan diantara banyaknya impian disatu panggung pertunjukan....

(GI'10)





Jumat, 08 Januari 2010

Puisi Basi



Terlihatlah malaikat dalam cerminan media masa dan layar kaca...
Cahaya terpancar lewat sebuah citra akan kemulian wujud semata...
setiap kata yang terucap adalah wacana dari surga...
monolog krisnha yang mengkhianati persepsi panca indera...

kesempurnaan adalah sebuah tuntutan...
memuliakan bentuk mengabaikan pemahaman...
tahta adalah pencapaian ibadah yang paripurna...
dimana harta mengabulkan semua permohonan dan keinginan...
menjanjikan surga yang brlapis dalam fananya kehidupan...

kehidupan hanyalah sebuah persenggamaan....
wujud ekstasi dari libido yang telah menjadi jati diri...
kenyataan adalah arena perjinahan masal para kurawa...
dimana sengkuni menari diatas kais kais onani intelektual para anak negeri...

wahai samiaji katakanlah sebuah kejujuran dan kau akan ditertawakan...
dimana adil dan bijaksana hanyalah wacana dari pemakaman nakula dan sadewa...
karena titisan dorna dikehidupan sekarang hanya mengajarkan kita menjadi seorang pendusta...
berwajah arjuna bertingkah laku layaknya dursasana...
mental pengecut aswathama yang bersemayam dalam raga seorang bima.....

(GI'jan'10)

Kamis, 07 Januari 2010

"Sepenggal cerita di awal tangga ke tujuh belas" (kado ultah untuk seorang kawan)


hari ini waktu mungkin seakan berhenti untukmu dimana berjuta kata menyapa dalam sebuah selebrasi kebahagian hati... hari ini bukan lah tahun yang berulang tapi sebuah hari yang berulang untuk mempertemukanmu dengan satu masa dimana tangisan akan suka cita menyambut kehadiranmu di fana nya dunia.... hari ini kau langkahkan kehidupanmu di tangga usia yang ke 17... usia selalu mempertemukanmu dengan beragam cerita dimana dunia yang berbeda telah menunggumu didepan mata... bagaikan cahaya yang merambat menerangi gelap usia selalu membawa kita pada pendewasaan pikiran serta merubah mimpi menjadi kenyataan...

hari ketujuh di bulan januari pertama kali jiwamu menemukan sebuah tambatan raga memnghantar mu pada warna warni kehidupan dunia.... mendengar nada, melihat cahaya, menghirup udara, berbicara atau merasakan cinta; semua berjalan seperti apa adanya dari waktu ke waktu... hingga kini kau berpijak di sebuah periode baru.... dimana masa semoga menjadi lebih baik kelak.. berharap terwujud semua butiran keinginan berserak.... hanya ini yang bisa kuciptakan dan kuberikan padamu seseorang yang telah lama kukagumi didalam hatiku, tujuh huruf yang melambangkan ketulusan akan sebuah kekaguman yang tak akan usai ditelan jaman; T U L I S A N

dari ku uNtuk mu orang yang selalu kukagumi di dalam hatiku... selamat ulang tahun semoga kau selalu mencintai hidupmu dan menjalani hidupmu dengan cinta....

-RULLY GI'10-

Senin, 04 Januari 2010

Not A Bird in The Cage


Ada sebuah kisah tentang seorang pria yang sangat cinta dan gemar memelihara burung. Suatu hari dia membeli seekor burung untuk dijadikan peliharaan barunya. Dia terlihat begitu menyayangi dan mengasihi burung piaraan barunya ini. Rasa sayang dan cintanya diwujudkan dengan membeli sebuah sangkar/ kandang burung yang cukup mahal dan bagus. Setiap hari burung piaraannya ini tak pernah luput sekalipun dari perhatiannya, dimulai dari dimandikan kemudian melatih burung itu untuk berkicau dan menuruti dia sampai memberi burung itu makan dan minum didalam sangkar bagusnya. Dengan memeperlakukan nya seperti itu dia yakin burung piaraannya itu akan selalu menurutinya dan patuh padanya karena dia merasa telah memberikan perhatian yang lebih dan memberikan semua yang diperlukan burung tersebut. Tapi suatu hari setelah memberi makan dan minum burung piaraannya seperti biasa, dia lupa untuk menutup kembali pintu sangkar burung piaraannya dan sesaat setalah itu sang burung pun lepas dan terbang jauh entah kemana... sang pemilik pun terkejut keheranan, mengapa burung yang setiap hari dia sayangi dan awasi secara penuh dengan memenuhi segala kebutuhannya tersebut malah pergi meninggalkan nya sesaat ketika burung itu mempunyai kesempatan untuk keluar dari sangkar mewahnya....

Cerita diatas memberikan kita satu pelajaran dimana apa yang dilakukan oleh pria pemelihara burung tadi kepada peliharaannya dengan menempatkan peliharaannya itu dalam sebuah sangkar/kandang, adalah gambaran dari bentuk persepsi manusia yang salah akan perwujudan cinta dan kasih sayang. Terkadang kita sebagai manusia ketika menyayangi serta mencintai seseorang ataupun mahluk hidup lain selalu merasa memiliki sepenuhnya. Kita lupa kalo yang kita cintai dan sayangi itu bukan lah sebuah barang yang dapat kita miliki sepenuhnya dan kita perlakukan sesuka hati kita. Apa yang kita cintai itu adalah mahluk hidup yang memiliki kehidupannya secara pribadi yang butuh dipahami supaya dia tidak akan menjadi asing dengan kehidupannya sendiri. Kita ambil contoh kalo emang pria tadi benar-benar mencintai dan menyayangi burung, kenapa dia tidak menanam sebuah pohon di pekarangan rumahnya dimana rindangnya batang pohon dan dedaunan akan mengundang banyak burung untuk singgah mungkin bukan hanya singgah tapi menjadikannya tempat untuk tinggal. Dan kalo pun dia ingin memberi burung burung itu makan dia bisa melakukannya tanpa harus mengasingkan burung-burung tersebut dari habitat hidup aslinya dengan menempatkannya dalam sebuah kandang yang membatasi gerak dan hidupnya sebagai burung. Dalam keseharian kita pun sering menemukan atau bahkan mengalami nasib seperti apa yang dialami burung peliharaan didalam sangkar tadi. Karena rasa cinta dan kasih sayang yang berlebihan, seringkali orang tua atau pacar kita terlalu over protected sehingga membatasi ruang gerak hidup kita, menentukan apa dan bagaimana hidup kita tanpa pernah mau tahu dan memahami apa yang ada dalam diri ini. Bila kita ingin mendapatkan cinta dan memeliharanya hidup disekeliling kita mengapa harus menggunakan ketakutan untuk mendapatkannya?? Kenapa tidak menyediakan rumah bagi cinta itu dengan mengenali dan memahaminya hingga tercipta sebuah proses tumbuhnya cinta itu dengan sendirinya. Khususnya bagi orang tua rasa sayang dan cinta mereka akan anak-anaknya seringkali terjebak dalam ketakutan dengan kelamnya realita sekarang tapi realita adalah realita sebuah kenyataan yang tidak bisa tidak harus kita jalani dan hadapi. Untuk itu kenapa tidak memahami kelamnya kenyataan yang ada dengan mulai memahami dan mengenali siapa anak-anak anda sebenarnya?? Biarkanlah impian tumbuh di kehidupan anak-anak anda sesuai dengan yang dia inginkan dan harapkan supaya dia dapat mempertanggungjawabkan dengan sendirinya. Rasa tanggung jawab yang tumbuh ini akan membentuk sebuah prinsip hidup yang dapat menjadi perisai dia dalam membentengi diri disaat melewati realita realita keji di proses pendewasaan hidup nya!!! Tapi melihat yang terjadi dipermukaan sekarang; banyak anak-anak menjalani hidup dengan cita-cita dan harapan yang dititipkan orang tua kepada mereka, bukan murni menjalani cita-cita dan harapan yang mereka miliki secara pribadi. Hal ini yang membuat si anak terasing dari dirinya sendiri dan dunianya!! Dimana ada kesempatan maka dia kan terbang lepas layaknya burung dalam sangkar tadi yang terbang lepas mencari kebebasan diluar sana dan ketika kebebasan yang dijumpainya begitu majemuk dan absurd maka dia pun terombang ambing di kelamnya realita sekarang...
Meminjam judul lagunya BCL dan EDANE saya ingin bertanya pada setiap orang tua; “emang benar kalian PERNAH MUDA tapi apakah KAU PIKIR KAULAH SEGALANYA???”
Just think about it!!!

(GI'JAN'10)

Minggu, 03 Januari 2010

Persfektif, Pilihan dan kehidupan


beberapa hari yang lalu ada seorang sahabat wanita saya bercerita tentang kesedihan nya. bercerita bagaimana untuk ke sekian kali nya perjalanan cinta dia harus kembali kandas. "om tahu ngga??? gila yah tuh cwo gw, cakep sih iya, keren sih boleh n famous juga lah tapi kelakuannya itu loh udah banyak minta nya banyak pula selingkuhan nya, a***nk mang tuh cwo". "kenapa sich setiap gw pny cwo, gw mesti aja ditemuin ama cwo2 brengsek kaya gitu, ga tahu deh, udah berapa kali gw jatuh di pelukan cowok-cowok kaya gitu."

berbeda dengan sahabat cewe saya yang tadi, salah satu sahabat pria saya juga datang dengan keluhan serupa tapi tak sama."wuuiiy om tahu ngga cewek yang kemaren gw cerita, yang kata gw cantik, manis, alim plus smart pula... eh tahu nya just another players om." "setiap cwo yang ganteng, tajir n famous dia kejar cuman buat dia jerat lewat kata; ya say miss u too, love you babe, take care ya t**k kucing!!! semuanya dilakuin cuman untuk kepuasan pribadi dia, cuman bwt menuhi materi dia dan existensi dia jadi sosialita!!! bener-bener i***s b****a tuh cewe". "kenapa ya om tiap- tiap gw pengen setled n setia ma satu cewe eh yang ada gw malah ketemunya ma cewek kaya gitu lagi."

Dua buah curhatan yang serupa tapi tak sama dari dua sisi yang berbeda dan berakhir dengan pertanyaan yang sama pula. sesuatu yang untuk sesaat bikin gue ngelongo kaya sapi bego... diikuti senyum getir dan gelengan kepala gue keluarin jawaban yang sama buat kedua orang sahabat gue itu." my friend sebenernya gue juga ngga yakin dengan jawaban gue ini tapi karena loe udah datang kesini jauh-jauh buat sharing masalah lo ama om, ya om mesti hargain itu dengan jadi good listener n beri sedikit jawaban dari sekian banyak ketida tahuan om." "ya kalo kata om sih naif juga kalo harus nyalahin pasangan kalian masing-masing karena gagalnya hubungan kalian." "kalian bolehlah mencaci mantan-mantan kalian itu cowok tampan tapi playboy dengan rayuan bau tengik terasi ato cewek cantik tapi ucapan manisnya hanya berbau bensin dan datang ketika diberikan materi." "lepas dari itu ada baiknya kita sedikit peka untuk mengenali siapa sebenarnya diri kita, mengapa dalam menjalani sebuah hubungan kita selalu jatuh di lubang yang sama???" "hal yang mesti kita tanya kepada diri kita apa sih yang sebenarnya kita cari dari seorang cewek ato cowok untuk kita jadikan pilihan dalam menjalin sebuah hubungan? karena persfektif kita dalam menentukan pilihan itu yang nantinya akan menentukan bagaimana hubungan kita kedepannya..." "artinya kalo kita memilih cowok dan cewek yang akan kita jadikan pacar ato pasangan kita itu berdasarkan fisik and material semata ya tidak menutup kemungkinan nantinya hubungan yang kita jalani tak akan lepas dari hubungan yang mengetengahkan fisik n materi semata... artinya dikala kita menemukan sesuatu yang lebih maka kita pun akan berpaling dan nantinya hanya kan jadi pertunjukan superego masing-masing kalian saja... dan ini juga bukan sesuatu yang salah bila kalian memilih perspektif seperti ini, hidup kan pilihan dan setiap pilihan ada konsekuensinya ya kalo kalian siap dengan konsekuensinya seperti yg om bilang tadi ya silahkan hehe..." " ato kalian memilih persfektif memilih pacar ato pasangan itu untuk mencari seseorang yang bisa memahami dan melengkapi berdasarkan rasa yang bernama cinta dan mengesampingkan yang namanya fisik and material, y silahkan bebas-bebas saja asalkan kalian siap dengan konsekuensi dari pilihan kalian." hidup ini pilihan my friend dan setiap pilihan itu memiliki kelebihan kekuranngan dan kemungkinan, terlebih kemungkinan terburuk yg harus kita kenali supaya bisa kita antisipasi bila itu terjadi." "jadi stop cursing anyone and everything mulailah membangun persfektif sesuai yang kalian butuhkan dan inginkan dalam menjalani kehidupan kawan..."
" your life is in your hand cause you are the only one who know better about your own life not any 0ne else, so knows beter and think several time before u make a decicion in your life"

(GI"JAN'10)

obituary untuk GROW UP


Disini kami bersama menjaga dan merealisasikan mimpi yang kami punya...
Berkonsistensi dalam proses pendewasaan diri.....

Disini kami temukan makna akan sebuah keluarga, berbagi dalam suka dan duka...
belajar tumbuh berkembang memeprjuangkan mimpi kami untk mnjadi kenyataan..

seiring perputaran waktu dan perkembangan jaman...
kami lalui bersama berbagai proses kehidupan
Dari indah dan bahagianya kebersamaan hingga duka tantangan pahitnya kenyataan...
Kami selalu berbagi tawa dalam suka...
Berbagi tangisan dalam setiap kesulitan...

disini tempat mimpi-mimpi kami diperjuangkan...
disini tempat kami berbagi cipta rasa dan karsa kehidupan

walaupun kini kenyataan harus sejenak mengakhiri kebersamaan kami...
memecahkan kebersanmaan kita dalam indahnya beling-beling kenangan yang tak akan pernah kita lupakan...

kawan...
konsistensi itu masi kita miliki (keep)
proses itu masih kihta jalani (fight)
dan semuanya akan selalu bergerak menuju pendewasaan diri (n growing)

semua rasa yang telah kita bagi akan tetap abadi didalam hati
semua mimpi yang kita miliki akan selalu menjadi sebuah prasati kota ini...

kawan...
kapan lagi kita kan tertawa dalam bahagia dan jenaka ny kita semua...
kapan lagi kita kan berjuang menguras pikiran dan mengesampingkan rasa lapar kita hanya untuk membuat mimpi kita menjadi nyata...

kawan kurindukan kalian dalam setiap kebersamaan...
kurindukan kalian dalam setiap perjuangan...

hari ini...
esok.....
hingga nanti...
selalu kurindukan kalian dan semua apa yang telah kita perjuangkan bersama...


dari ku untuk kalian semua rekan teman dan kelurga GROW UP MAGAZINE Cianjur& bandung...

(OM GI'JAN'10)