"Mungkin Hidup ini Singkat tapi Tulisan serta Karyaku akan Bercerita Panjang Menembus Putaran Jaman Tentang siapa aku sebenarnya.... " (AnjinkMalam58)

Jumat, 05 Februari 2010

memory


hari ini...
Tidak ada suara dari trotoar
tak ada teriakan nyaring kendaraan yang berlalu lalang

hari ini...
memory menyapa ku dalam sebuah lembaran usang...
yang membuatku tersenyum sendirian
membawa keringnya lembaran daun kenangan ke indahnya masa hijau dulu
bercerita banyak kenangan yang akan selalu terekam dalam satu bingkai dimensi waktu...


lembaran kusam ditangan...
kau memberi arti akan berharganya memory yang tak ternilai materi...
kau simpan harta yang tak ternilai dari perjalanan kehidupanku ini..

lembaran kusam di tangan...
Begitu mudahnya kau sentuh aku lewat arti masa lalu dalam hidup ini
menyapa warna emas kesendirianku di bawah sinar matahari
bersama indahnya memory yang akan selalu abadi di otak ini
(GI'10)

PS; to my friend bayu A Ramdhan Thank's for the beautiful picture my bro...

Selasa, 19 Januari 2010

Enigmatic Beauty


I woke up in a bed of cloud
Found my self just a panoramic view of life
This is not a dream...
This is is not a reality...
This is just a place of my child hood memories...

I don't feel high as the sky...
I don't feel low as the ocean
now I feel everything lost in confusion

I remember a place of harmony...
Where everyone live in a freedom and gravity...
where the nature become my home
And the culture become my bones...
Every thing Bound in the unity as a hard of stone.....

I don't feel high as the sky...
I don't feel low as the ocean
now I feel everything lost in confusion


(GI'10)

Senin, 18 Januari 2010

Winter summary


Hujan kembali menyapa pagi ini...
Disambut berbagai caci maki...

Layak nya seorang tamu yang tidak diundang ...
Kehadirannya hanya membuat resah sang tuan rumah...

Datang Dengan Tanpa basa basi...
tak tahu malu bertamu menyita waktu...

Memperlakukan tuan rumah layak nya pembantu.....
Meninggalkan sebuah kesan yang penuh dengan umpatan...

Hawa dingin kembali mendekap bumi di awal tahun ini...
Bagai seorang pedofil yang mencabuli anak kecil...
Menjajah raga secara paksa
Melukai jiwa dalam sebuah goresan luka yang mendalam...
Hingga memenjarakan hidup lewat bekunya berjuta kisah pilu dalam kelam...

Semua ini terekam dalam sebuah rangkuman
Ringkasan cerita dari musim dingin dan penghujan...
Meninggalkan begitu banyak pertanyaan untuk kita simpan dan pahami di dalam hati
agar bisa kita muntahkan kembali dalam satu rekontruksi....

(GI'10)

Senin, 11 Januari 2010

Mardy Bum



"Orang Lain Adalah Neraka"
(Jean-Paul Sartre)


Hari selasa 12 januari 2010, jam menunjukan pukul setengah tiga pagi, ditemani melody dari rotasi cd playerku, masih saja setia kutelanjangi malam ini. Sejenak kuterlarut oleh salah satu track dari band favourite ku ‘artic monkey’. Track yang berjudul Mardy Bum atau “objek penderita” yang bercerita tentang seseorang yang selalu menjadi bahan ledekan dan penindasan orang-orang disekitarnya ini seakan menjadi sebuah mesin waktu yang membawaku kembali ke berjuta memory di masa yang telah lalu. Aku teringat dimasa masa sekolah dulu, dimana selalu saja ada anak yang menjadi “pesakitan” tingkah laku anak-anak yang lain, mulai dari bahan ejekan hingga penindasan karena kekuranganny dari segi fisik, materi atau yang lainnya. Masih segar dalam ingatan kita bagaimana ada seorang siswi kelas enam sekolah dasar dari salah satu daerah di negeri ini memilih mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri karena merasa tidak tahan akan ledekan teman-teman sekolahnya, hanya karena ayahnya seorang penjual Bubur ayam. Dan kita juga pernah menjadi saksi bagaimana salah seorang exchange student asal korea yang membunuh rekan-rekan mahasiswanya di Virginia Tech Univesity Amerika, hanya karena selalu ditindas oleh para anak-anak yang lebih kaya dari dia dan merasa tidak tahan dengan segala kesenjangan sosial yang ada.

Lepas dari kedua hal yang saya sebutkan tadi. Bila kita berbicara realita, hal-hal seperti bullying ataupun fenomena mardy bum ini merupakan hal-hal yang sangat dekat dan bisa juga disebut tak bisa dipisahkan dari keseharian kita. tidak menutup kemungkinan, Masing-masing dari kita pernah mengalami bullying serta menjadi seorang mardi bum atau malah sebaliknya menjadi salah satu pelaku bullying serta penindas para “mardi bum” . Dimana dalam lingkungan pertemanan sering kali kita saling mengejek atau pun merendahkan orang lain dan membuat kekurangan orang lain itu sebagai bahan lawakan serta sumber tertawaan kita, tanpa memikirkan perasaan serta tekanan yang didapatkan si korban. untuk itulah mengapa saya mengambil kutipan kritik sosial Jean-Paul Sartre yang mengatakan; “orang lain adalah neraka” sebagai prolog tulisan ini. Karena bagi para mardy bum dan korban bullying, orang-orang disekeliling mereka yang mengejek serta menindas mereka, dirasakan sebagai sebuah neraka yang memberikan siksaan secara lahir dan batin yang tanpa henti hingga membuat mereka sepertinya hanya ingin mengakhiri hidup saja. Disini kita hendaknya menyadari bahwa kata serta sikap dan tingkah laku kita bisa menjadi sebuah hal yang sangat menyiksa dan menyakitkan bagi orang lain dengan atau tanpa kita sadari!!!
Apakah untuk mendapatkan hal-hal yang membuat kita berbahagia dalam canda dan tawa kita harus menyeret orang lain pada realita yang menyiksa mereka layaknya sebuah neraka? hal itu pun sampai sekarang masih sering kurenungkan di setiap kesendirian malamku sebagai sebuah rekontruksi dari diri yang jauh dari kesempurnaan ini... walau dalam berjuta keterbatasan tidak ada salahnya bagi kita untuk selalu berkaca diri dalam diam dan sepi agar sedikitnya kita bisa menghindari menjadi neraka bagi orang lain.... wassalam
(GI'Jan'10)

Sabtu, 09 Januari 2010

Narasi Superego


Kutemukan diriku terbaring sendiri ditengah hijaunya rerumputan...
aku pun mebangunkan badan ini dan melepaskan pandangan ku pada hamparan hijau savana yang nampak luas tak terbatas ...
Diantara bisunya kesendirian aku pun bertanya....
Dimanakah aku sekarang?
Masihkah kalian menemaniku disini wahai orang tua , saudara , teman dan kekasihku tercinta...
Atau kah ini salah satu mimpi yang hanya aku mimpikan sendiri...
Dimana akulah sang pelaku utama, sekaligus merangkap sutradara dan pemeran antagonis yang menyeimbangkan alur cerita...
Oh kalo begitu ini bukan hanya impian... tapi ini juga merupakan sebuah panggung pertujukan...
Dan sekarang aku sedang mementaskan sebuah monolog kawan...
Sebuah monolog yang mengambil latar cerita diantara harmony alam berhiaskan merdunya melody hembusan suara angin serta gemercik indah air jernih diantara sungai sungai yang mengalir elok membelah bukit-bukit yang mempesona.... melewati hamparan hijau rerumputan dan rindangnya jutaan hutan yang menyejukan... semuanya tersaji lewat narasi langit biru yang diterangi sinar mentari di cerahnya hari serta cahaya bulan yang bercanda dengan kelip-kelip bintang di kegelapan malam... membawaku mengetengahkan sebuah kisah akan kehidupanku sendiri dimana semuanya kuciptakan berdasarkan kebutuhan dan memanjakan semua yang kuinginkan.... menempatkanku pada sebuah peran akan seorang pencipta serta pembaharu dunia lewat pemikikran serta segala sesuatu yang tercipta untuk melengkapi keinginan keinginan yang belum tersedia oleh alam.... Dalam uforia akan bahagia aku berlari dan menari tanpa kesadaran diri... hingga kuterjatuh dalam berjuta tragedy yang menyayat hati lewat tangisan ketakutan, peperangan hingga keserakahan ... disinilah aku sang pencipta sekaligus sang pelaku utama telah menjadi betara kala yang dengan rakusnya melahap mentari nurani hingga membawa semuanya pada satu senja kegelapan ... kegelapan yang tak berujung terang hingga kutersadar aku telah tersesat dalam lamunan diantara banyaknya impian disatu panggung pertunjukan....

(GI'10)





Jumat, 08 Januari 2010

Puisi Basi



Terlihatlah malaikat dalam cerminan media masa dan layar kaca...
Cahaya terpancar lewat sebuah citra akan kemulian wujud semata...
setiap kata yang terucap adalah wacana dari surga...
monolog krisnha yang mengkhianati persepsi panca indera...

kesempurnaan adalah sebuah tuntutan...
memuliakan bentuk mengabaikan pemahaman...
tahta adalah pencapaian ibadah yang paripurna...
dimana harta mengabulkan semua permohonan dan keinginan...
menjanjikan surga yang brlapis dalam fananya kehidupan...

kehidupan hanyalah sebuah persenggamaan....
wujud ekstasi dari libido yang telah menjadi jati diri...
kenyataan adalah arena perjinahan masal para kurawa...
dimana sengkuni menari diatas kais kais onani intelektual para anak negeri...

wahai samiaji katakanlah sebuah kejujuran dan kau akan ditertawakan...
dimana adil dan bijaksana hanyalah wacana dari pemakaman nakula dan sadewa...
karena titisan dorna dikehidupan sekarang hanya mengajarkan kita menjadi seorang pendusta...
berwajah arjuna bertingkah laku layaknya dursasana...
mental pengecut aswathama yang bersemayam dalam raga seorang bima.....

(GI'jan'10)

Kamis, 07 Januari 2010

"Sepenggal cerita di awal tangga ke tujuh belas" (kado ultah untuk seorang kawan)


hari ini waktu mungkin seakan berhenti untukmu dimana berjuta kata menyapa dalam sebuah selebrasi kebahagian hati... hari ini bukan lah tahun yang berulang tapi sebuah hari yang berulang untuk mempertemukanmu dengan satu masa dimana tangisan akan suka cita menyambut kehadiranmu di fana nya dunia.... hari ini kau langkahkan kehidupanmu di tangga usia yang ke 17... usia selalu mempertemukanmu dengan beragam cerita dimana dunia yang berbeda telah menunggumu didepan mata... bagaikan cahaya yang merambat menerangi gelap usia selalu membawa kita pada pendewasaan pikiran serta merubah mimpi menjadi kenyataan...

hari ketujuh di bulan januari pertama kali jiwamu menemukan sebuah tambatan raga memnghantar mu pada warna warni kehidupan dunia.... mendengar nada, melihat cahaya, menghirup udara, berbicara atau merasakan cinta; semua berjalan seperti apa adanya dari waktu ke waktu... hingga kini kau berpijak di sebuah periode baru.... dimana masa semoga menjadi lebih baik kelak.. berharap terwujud semua butiran keinginan berserak.... hanya ini yang bisa kuciptakan dan kuberikan padamu seseorang yang telah lama kukagumi didalam hatiku, tujuh huruf yang melambangkan ketulusan akan sebuah kekaguman yang tak akan usai ditelan jaman; T U L I S A N

dari ku uNtuk mu orang yang selalu kukagumi di dalam hatiku... selamat ulang tahun semoga kau selalu mencintai hidupmu dan menjalani hidupmu dengan cinta....

-RULLY GI'10-