

pada hari sabtu 24 oktober kemarin aku yang waktu itu berkunjung ke rumah sahabat lamaku 'eris' muhamad sufyan, mengajak dia beserta anaknya Muhammad Altaf, untuk menghabiskan sore hari di hari sabtu itu di alun-alun kota cianjur yang sekarang telah berubah menjadi sebuah taman kota yang refresentatif.Dan ternyata ajakan aku ini meninggalkan sebuah kesan di hati muhammad altaf 'keponakan" ku itu dan berikut adalah tulisan dari kesan seorang muhammad altaf akan rekreasinya di alun-alun cianjur sore itu:
Assalamualaikum
Om,Tante, Aunty, Kakak, teman-teman sebayaku, dst
Apa Kabar? Semoga sehat, sukses selalu ya
Kenalin ya, namaku Muhammad Altaf, sekarang umurku 2,9 tahun
Ayah dan Ibuku, pastinya, teman-teman kalian waktu SMA dulu ya,
Hobiku, tentu saja, bermain sepanjang hari
Lebih seru lagi, kalau bisa di luar rumah, khususnya di pekarangan berdebu
Ibuku tak pernah melarangku bermain seru di luar,
Kata bundaku yang cantik, bermain kotor itu banyak pelajaran, lho
Bapakku juga satu hati, mungkin karena satu cinta selalu dengan Ibu
Senang membawa Altaf bermain ke luar rumah,
Nah, hari Sabtu, 24 Oktober kemarin,
Bapak, yang waktu itu diajak Om Rully GI, membawaku ke Alun-alun Cianjur
Katanya, banyak yang berubah di lapangan pusat kota itu
Bukan lagi cuma lapang luas tempat upacara bapak-bapak pejabat,
Altaf awalnya ga percaya, alun-alun ya alun-alun
Tapi begitu sampai di tempat parkir, asyik!!
Bapak benar... alun-alun Cianjur sekarang seru
Ada air mancur, tempat duduk, dan yang paling bagus, ada mainan anak
Di sudut kanan, ada wahana seluncuran-jungkat jungkit-ayunan
Jumlahnya banyak lho, cukup buat banyak anak bermain
Altaf langsung serbu seluncuran,
Wuidihhh... tinggi banget deh. Bapak sama Om Rully kesusahan naikin Altaf
Tapi begitu ada di atas, pemandangan alun-alun jelas semua
Ada air mancur empat lubang yang suara gemiriciknya bikin damai
Di sekelilingnya, banyak tempat duduk
Kata Om Rully, tempat itu enak buat nongkrong sore-sore,
Rumputnya, di dekat air mancur dan tempat duduk, banyak
Ada pula pohon bambu disana-sini
Yang tak terlupakan, pastinya ada Pohon Beringin besar
Semuanya terasa hijau, bikin mata enak lihatnya
Dan, masih di atas seluncuran, kalau lihat ke arah barat
Masya Allah...itu kubah Mesjid Agung Cianjur besar bangets
Bagus deh, warna genteng merah dengan desain mirip Mesjid Kudus
Ditambah latar belakangnya puncak Gunung Gede, Altaf paling suka lihat bagian kubah ini
Setelah puas lihatnya,
Aku langsung meluncur ke bawah. Wah, enaknya!
Altaf juga langsung coba jungkat-jungkit
Sayang sudah ada yang rusak satu
Ayunan juga sama, ada yang rusak
Tadi juga waktu di seluncuran, banyak sekali tulisan bikin kotor. Huh!
Bapak bilang ke Altaf, ini semua akibat tangan usil
Katanya, Al ga boleh niru, karena ini kan tempat punya semua orang
Ya apa boleh buat, ga semuanya bisa dicoba
Tapi tunggu dulu... ada tukang mancing dekat air mancur
Horee, itu juga kesukaan Altaf
Meski ikannya bohongan, tapi senang sekali bisa nangkap pake kail-kailan
Om Rully juga ikut nemenin Altaf mancing,
Lucu lho, dia ga bisa jongkok. Bapakku bilang, itu udah dari dulu hehehe
Setelah hampir dua jam bermain di Alun-alun yang sudah berubah wajah ini
Altaf akhirnya pulang sama Bapak dan Om Rully
Senenggggggg sekali main disini,
Makanya, anak-anak dari temen-temen bapak-ibuku, harus coba lho
Bapak bilang, kawanku itu ada Teh Nichole di London
Dede Kaysya di Cirebon, Aa Izza di Cianjur, De Keiko di Bandung, Rakha di Jakarta, Daus di Cikaret,dll
Banyak bangets deh. Nanti kalian maen sama Altaf ya di alun-alun?
Pasti pangling deh sama alun-alun sekarang
Jangan lupa bapak-ibunya ikut ke alun-alun
Sekalian reuni, sudah 10 tahun tidak bertemu ayah-ibuku, kan?
Bapak juga bilang, nanti taman kaya gini
Bakal dibangun di Pasar Induk dan bekas Terminal Joglo
Asik, asik, asik
Cianjur jadi punya banyak taman hijau!
Salam Main Selalu,
Muhammad Altaf
(Prasasti Cinta 'Eris' Muhammad Sufyan & Siti 'Mia' Samiatun)
sebuah tulisan yang dicelotehkan seorang anak berumur dua tahun akan kesannya bermain bersama alam di taman kota alun-alun cianjur. Dan bagi saya pribadi tulisan dari celoteh pangeran kecil bernama muhammad altaf ini sangat mengetuk hati saya dan saya hanya ingin memberikan edikit pesan buat keponakanku si pangeran kecil muhammad altaf, sebagai berikut;
"Althaf n smua keponakan om jiay diluar sana seringlah bermain dengan alam karena alam adalah ibunda kehidupan yang dengan begitu sabar dan ikhlas memberikan apa yg dibutuhkan kta sbgai manusia dari pertama kita lahir hingga kita menutup mata... Alam mengajarkan kita arti dari sebuah keberadaan lewat kemamfaatan, mengajari kita arti ketulusan lewat sebuah pengabdian... Walaupun kini alam seakan terlupakan tapi ingatlah selalu bahwa alam adalah ibunda khdpn sbagaimana layaknya ibundamu yg merupakan sumber ketulusan cinta dan kasih sayang!! Hormatilah ibundamu dan alam sbagai ibunda khidupan karena sebagaimana difirmankan tuhan 'surga ada dibawah telapak kaki ibunda!!' (salam syg dr om jiay yg sllu kesusahan untk berjongkok hehe...)"


Tidak ada komentar:
Posting Komentar