
ketika pertama kali kita bertemu...
saat itu pula aku mati...
ketika pertama kali kita bertemu...
saat itu pula aku berhenti memikirkan berapa besar kelaminku ini
ketika pertama kita bertemu...
kau perkosa keyakinanku, merasuk dalam jiwa dan hidup abadi dalam memory ini....
musim berganti dan waktu berlalu...
kau pun mati dalam kehidupanku....
meninggalkanku dlam jiwa yang membeku...
kini...
aku hanya berharap malam akan selau menemaniku dalam sendiri....
aku masih menunggu datangnya kembali matahari abadi yang akan menyinari gelapnya pikiran ini....
teruntuk jiwa yang telah menngisi ruang hati ini.....
walaupun kau telah tiada kau ada dan nyata disetiap imaji yang kumilki...
kau telah membunuhku dan membuatku abadi untuk mencintaimu.......
(GI'09)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar